Apa Alasan Pemerintah Indonesia Mengeblok Web-web tertentu itu sesaat?

Jumat ini (11/4) saya kuliah Kapita Selekta jam 9 pagi sampai jam 11. Kuliah ini menampilkan guest-lecture Pak Ismail, salah satu pejabat postel di Jakarta. Beliaulah ternyata sumber yang tau sebab musabab pengeblokan situs-situs macam you-tube, rapidshare, dan myspace yang hari ini sudah bisa dibuka lagi. Undang-Undang ITE pun beliau fasih benar.

Sepertinya beliau memang orang pentingnya Postel. Kembali ke pengeblokan situs. Pengeblokan situs-situs tersebut murni karena reaksi sesaat film Fitna. Ini merupakan instruksi Presiden SBY. Presiden tentunya juga mendapatkan masukan dari beberapa orang, seperti orang-orang BIN, Postel sendiri, dsb. Pikiran saya sebelum mendapat penjelasan kemarin, betapa sembrononya ya… tindakan Pemerintah! Padahal kan tidak semua isi dari web tersebut isinya SARA, dsb? Wah-wah… gawat juga kalau seterusnya seperti ini. Kapan dibuka website itu? Bakalan kayak Cina ni… Indonesia. Dikelilingi Tembok Raksasa Informasi.

Pak Ismail mengatakan bahwa hal tersebut menyangkut harga diri bangsa Indonesia, dimana kita harus punya sikap. (kalau ditelusuri, ada benarnya juga, banyak yang merasa dilecehkan kan dengan adanya film tersebut!). Yang jadi alasan utama itu. Kemudian diterangkan alasan lain seperti dampak keamanan bila semua orang menonton film itu. Perlu diperhatikan bahwa yang menonton film tersebut nggak semua di tingkat pendidikan yang sama, jadi reaksinya pun bisa berbeda-beda. Kata beliau, sebelum dilakukan pengeblokan situs, sudah pemerintah sudah mengirim surat ke Google dan You Tube supaya video film Fitna diblok, khusus kepada orang-orang yang IP Address nya adalah Indonesia. Tetapi, mereka tidak menggubrisnya dengan alasan kebebasan individu.

Geram dengan pernyataan mereka, pemerintah langsung mengambil tindakan preventif agar semua situs yang menayangkan film Fitna diblok. Dua hari berlalu sejak pengeblokan situs tersebut, Google dan You-Tube langsung mengambil tindakan kooperatif kepada pemerintah Indonesia agar semua orang dengan IP Address Indonesia tidak bisa melihat tontonan Film Fitna. Dengan demikian, sekarang situs-situs yang sebelumnya diblok sudah bisa dibuka kembali mulai hari Jumat ini dengan konsekuensi, film tersebut tidak bisa di-play oleh orang yang ber-IP Indonesia.

Hikmah dari permasalahan ini adalah, saat ini pemerintah Indonesia punya link alias saluran komunikasi dengan perusahaan search engine web raksasa macam Google. Kalau ada lagi video semacam ini di internet, pemerintah tinggal langsung hubungi mereka untuk mengeblok videonya, bukan websitenya. Alhasil kuliah ini memberi pandangan bagi saya bahwa apa yang dilakukan pemerintah ada benarnya juga. Saya yang sebelumnya agak kurang setuju dengan pemerintah, jadi bisa menerima. Tinggal sikap kita bagaimana? Mau ambil positifnya? Atau ambil negatifnya terus?

Yang pasti, sebagai bangsa Indonesia harus mendukung pemerintah Indonesia. Walaupun demikian, kita tetep KRITIS, ya… dengan keadaan bangsa ini. Siapa lagi yang mau membangun bangsa ini kalau bukan generasi muda seperti kita?

Advertisements

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: