Install INET Framework di Windows

Akhirnya setelah dicoba-coba dan cari dokumentasi disana-sini, OMNET++ berhasil di install di Windows. Compiler C yang saya pakai adalah Visual Studio .NET 2005 dengan OS Windows Vista Business (keduanya original he..he.. ). Ketika proses kompilasi tidak ditemukan masalah dan berhasil dengan baik. Tanda INET Framework berhasil ter-install adalah modul yang ada di folder Example dapat berjalan baik.

Bila tidak memiliki Microsoft Visual Studio .NET 2005 yang asli, INET Framework juga bisa di-install dengan lancar dengan Microsoft Visual C++ Express Edition 2005 (versi gratis dari Microsoft). Tapi menurut saya, bila ingin membuat suatu penelitian yang akan dipublikasikan lebih baik software yang dipakai adalah software asli, termasuk OS nya. Salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan OMNET++ yang di-install di Linux.

Untuk dokumentasi cara instalasi di Linux dan Windows sedang saya buat dan akan saya pasang di blog beberapa hari lagi. Terima kasih.

Apa Alasan Pemerintah Indonesia Mengeblok Web-web tertentu itu sesaat?

Jumat ini (11/4) saya kuliah Kapita Selekta jam 9 pagi sampai jam 11. Kuliah ini menampilkan guest-lecture Pak Ismail, salah satu pejabat postel di Jakarta. Beliaulah ternyata sumber yang tau sebab musabab pengeblokan situs-situs macam you-tube, rapidshare, dan myspace yang hari ini sudah bisa dibuka lagi. Undang-Undang ITE pun beliau fasih benar.

Sepertinya beliau memang orang pentingnya Postel. Kembali ke pengeblokan situs. Pengeblokan situs-situs tersebut murni karena reaksi sesaat film Fitna. Ini merupakan instruksi Presiden SBY. Presiden tentunya juga mendapatkan masukan dari beberapa orang, seperti orang-orang BIN, Postel sendiri, dsb. Pikiran saya sebelum mendapat penjelasan kemarin, betapa sembrononya ya… tindakan Pemerintah! Padahal kan tidak semua isi dari web tersebut isinya SARA, dsb? Wah-wah… gawat juga kalau seterusnya seperti ini. Kapan dibuka website itu? Bakalan kayak Cina ni… Indonesia. Dikelilingi Tembok Raksasa Informasi.

Pak Ismail mengatakan bahwa hal tersebut menyangkut harga diri bangsa Indonesia, dimana kita harus punya sikap. (kalau ditelusuri, ada benarnya juga, banyak yang merasa dilecehkan kan dengan adanya film tersebut!). Yang jadi alasan utama itu. Kemudian diterangkan alasan lain seperti dampak keamanan bila semua orang menonton film itu. Perlu diperhatikan bahwa yang menonton film tersebut nggak semua di tingkat pendidikan yang sama, jadi reaksinya pun bisa berbeda-beda. Kata beliau, sebelum dilakukan pengeblokan situs, sudah pemerintah sudah mengirim surat ke Google dan You Tube supaya video film Fitna diblok, khusus kepada orang-orang yang IP Address nya adalah Indonesia. Tetapi, mereka tidak menggubrisnya dengan alasan kebebasan individu.

Geram dengan pernyataan mereka, pemerintah langsung mengambil tindakan preventif agar semua situs yang menayangkan film Fitna diblok. Dua hari berlalu sejak pengeblokan situs tersebut, Google dan You-Tube langsung mengambil tindakan kooperatif kepada pemerintah Indonesia agar semua orang dengan IP Address Indonesia tidak bisa melihat tontonan Film Fitna. Dengan demikian, sekarang situs-situs yang sebelumnya diblok sudah bisa dibuka kembali mulai hari Jumat ini dengan konsekuensi, film tersebut tidak bisa di-play oleh orang yang ber-IP Indonesia.

Hikmah dari permasalahan ini adalah, saat ini pemerintah Indonesia punya link alias saluran komunikasi dengan perusahaan search engine web raksasa macam Google. Kalau ada lagi video semacam ini di internet, pemerintah tinggal langsung hubungi mereka untuk mengeblok videonya, bukan websitenya. Alhasil kuliah ini memberi pandangan bagi saya bahwa apa yang dilakukan pemerintah ada benarnya juga. Saya yang sebelumnya agak kurang setuju dengan pemerintah, jadi bisa menerima. Tinggal sikap kita bagaimana? Mau ambil positifnya? Atau ambil negatifnya terus?

Yang pasti, sebagai bangsa Indonesia harus mendukung pemerintah Indonesia. Walaupun demikian, kita tetep KRITIS, ya… dengan keadaan bangsa ini. Siapa lagi yang mau membangun bangsa ini kalau bukan generasi muda seperti kita?

perintah untuk melihat device dan tipe partisi

Untuk melihat tipe partisi dan letak device-nya dapat digunakan perintah blkid

Hasilnya sebagai berikut :

/dev/sda1: TYPE=”ntfs”
/dev/sda5: TYPE=”ntfs”
/dev/sda6: TYPE=”ntfs”
/dev/sda7: UUID=”57927b99-f50a-4246-8ede-d3e2ccd6d5b7″ TYPE=”swap”
/dev/sda8: UUID=”b0e9ff34-f8a7-4c52-af23-586a6d92a070″ SEC_TYPE=”ext2″ TYPE=”ext3″

Konfigurator rc*.d

Di Ubuntu sudah tersedia program untuk mengatur service yang jalan saat booting, yaitu program yang namanya sysv-rc-conf. Untuk menginstallnya dapat digunakan perintah

aptitude install sysv-rc-conf

Kemudian untuk menjalankannya dapat digunakan  perintah

sysv-rc-conf 

Berikut adalah contoh hasil screenshoot program sysv-rc-conf ini

sysv-rc-conf

Ketika sudah muncul program curse seperti itu, tinggal pilih aja program-progam yang ingin dijalankan secara otomatis atau tidak pada kompie Linux anda saat startup.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat! 

 

Mata Uang Negara-Negara di Dunia

Daftar ini adalah daftar mata uang negara-negara di dunia yang terdiri dari tiga kode huruf. Biasanya kode ini sesuai dengan standard ISO 4217, namun tidak selalu seperti itu. (ISO atau International Organization for Standardization adalah federasi yang berperan sebagai badan standard negara-negara di dunia). Pada umumnya, tiga kode karakter mata uang terdiri dari dua karakter kode internet negara ditambah dengan satu karakter untuk menunjukkan satuan mata uang. Misalnya, kode untuk Dollar Kanada adalah CAD, dimana CA adalah kode karakter internet untuk Kanada, dan D adalah kode karakter mata uang yang dimaksud.

Daftar ini tidak memuat simbol yang sehari-hari dipakai untuk menentukan jumlah nilai moneter, seperti tanda dollar “$”, tanda Pound “£”, dan tanda Euro “€”. Di samping itu, daftar di bawah ini tidak lagi memuat mata uang zona-Eropa sebelum mata uang Euro berlaku.

Sumber

http://www.xe.com/iso4217.php

 

Proses Booting

Poses booting adalah proses dimana suatu komputer dan operating system – nya mulai bekerja dengan menginisialisasi semua device yang ada di komputer beserta driver-driver yang akan menjalankannya.

Berikut adalah urutan proses booting yang dilakukan suatu operating system :

  1. Boot loader mencari image kernel, meloadnya ke memory kemudian dari memoryimage kernel tadi dijalankan.
  2. Kernel mengenali device-device beserta driver-driver nya.
  3. Kemudian kernel menge-mount root filesystem yang merupakan salah satu langkah penting agar proses-proses lain di dalam system UNIX dapat dijalankan ( di dalam system UNIX root filesystem ditandai dengan / )
  4. Selanjutnya kernel akan menjalankan program bernama init.
  5. Program bernama init inilah yang kemudian menjalankan service selanjutnya.
  6. Proses terakhir yang dijalankan init adalah getty. Dengan getty kita mendapat suatu interface untuk masuk ke dalam system dengan memasukkan username dan password

Memahami masing-masing tahap booting di atas akan membantu kita dalam proses troubleshooting dan memahami kinerja booting komputer secara menyeluruh.

Mempercepat Akses Internet dengan Local DNS Cache

Ketika kita ingin mengakses suatu situs web (catatan : bukan dalam satu network), bila kita belum mempunyai cache arp (ketik arp -an) yang berisi alamat MAC Address beserta pasangan IP / alamat domainnya, maka komputer kita akan terlebih dahulu menanyakan padanan domain address dengan IP addresnya ke DNS server terdekat yang telah kita setting sebelumnya. Proses menanyakan padanan IP address – domain name ini disebut dengan query DNS, selayaknya kita menanyakan nama atau harga suatu barang kepada penjual. Setelah kita tanya mereka pasti akan menjawabnya, begitu pula saat komputer menanyakan ke DNS Server, DNS server pun akan menjawab semampunya atau kalau dia tidak tahu, dia akan menanyakan ke DNS server lain ( ada proses pendelegasian ).

Nah kadangkala proses menanyakan itu butuh waktu ( bisa sampai ratusan milisekon, bisa dicoba cek dengan perintah dig http://www.howstuffworks.com misalnya ). Proses ini kalau diakumulasi untuk kunjungan ke beberapa situs agak banyak memakan waktu ( waktu untuk komputer, ratusan milisekon bisa dianggap banyak ). Ada suatu cara untuk mengurangi delay query ini, salah satunya adalah dengan menggunakan Local DNS cache, kebetulan kali ini sudah saya coba di Ubuntu Linux (bisa juga di sistem UNIX lain, dengan paket dan file konfigurasi yang berbeda).Untuk Ubuntu yang terkoneksi ke internet dapat menggunakan perintah apt-get atau aptitude, sementara yang tidak terkoneksi ke internet dapat menginstallnya melalui paket .deb atau .rpm dan juga dari sourcenya ( kali ini saya coba gunakan perintah aptitude ).

Pertama kali install program yang bernama dnsmasq, dengan perintah sebagai berikut:

aptitude install dnsmasq

Setelah itu edit file konfigurasinya di /etc/dnsmasq.conf , masukkan konfigurasi sebagai berikut:

listen-address=127.0.0.1

( catatan : lebih baik copy dulu file konfigurasi dnsmasq.conf itu sebagai backup sebelum diubah, anda boleh menghapus isi seluruh konfigurasi di /etc/dnsmasq.conf itu kemudian menambahkan baris di atas atau di bawah konfigurasi yang sudah ada ).

Setelah itu edit file /etc/dhcp3/dhclient.conf (settingan buat komputer yang memakai dhcp), seperti biasa backup dulu baru diedit. Tambahkan baris berikut ini:

prepend domain-name-servers 127.0.0.1;request subnet-mask, broadcast-address, time-offset, routers,domain-name, domain-name-servers, host-name,netbios-name-servers, netbios-scope;

Settingan di atas digunakan untuk komputer yang mendapatkan IP address dari dhcp server. Baris prepend domain-name-servers 127.0.0.1 digunakan untuk memastikan bahwa server 127.0.0.1 ( di sini adalah server DNS local kita ) menjadi server default paling atas yang akan diquery nantinya. Kemudian tambahkan baris “nameserver 127.0.0.1” sebagai berikut pada file /etc/resolv.conf (contoh):

search domainlokal.comnameserver 127.0.0.1nameserver 212.5.1.4nameserver 212.6.7.8

Dengan konfigurasi di atas, berarti query pertama anda adalah ke server 127.0.0.1 ( server lokal anda). Bila dicachenya sudah ada padanan domain-IPaddress yang dimaksud maka langsung akan diberi balasan oleh server DNS local tersebut, bila tidak ada baru diteruskan ke server DNS dibawahnya.

Dengan demikian akan ada percepatan proses query, setiap kali anda mengakses suatu situs, maka datanya akan disimpan di cache DNS local. Anda dapat mengecek peningkatan performanya dengan menggunakan perintah

dig http://www.google.com

Lakukan dengan 2 DNS server yang berbeda, yang pertama gunakan DNS server biasa dan yang kedua gunakan DNS server lokal anda. Lihat timing querynya (bagian bawah).

 Semoga bermanfaat

apt.conf Ubuntu

Supaya masih bisa ngambil dari repository di dalam dan di luar ITB dimana kalo di dalam langsung aja di direct tanpa lewat proxy dapat dilakukan konfigurasi/etc/apt/apt.conf nya sebagai berikut :

http::Proxy::localhost DIRECT;

http::Proxy::167.205.0.0/16 DIRECT;

http::Proxy::*.itb.ac.id DIRECT;

Acquire::http::Proxy “http://username:password@cache1.itb.ac.id:8080″;

Semoga bermanfaat

source.list Ubuntu 7.10

Dapat juga dari temen

#multiverse

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-backports multiverse

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-proposed multiverse

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-security multiverse

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-updates multiverse

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy multiverse

#main

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-backports main

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-proposed main

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-security main

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-updates main

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy main

#restricted

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-backports restricted

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-proposed restricted

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-security restricted

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-updates restricted

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy restricted

#universe

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-backports universe

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-proposed universe

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-security universe

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy-updates universe

deb ftp://mirror.itb.ac.id/pub/ubuntu/ gutsy universe

# Automatix repo

deb http://www.getautomatix.com/apt gutsy main

# Beryl repo

deb http://ubuntu.beryl-project.org/ gutsy main

deb-src http://ubuntu.beryl-project.org gutsy main

# Repository luar ke ubuntu.com

deb http://archive.canonical.com/ubuntu gutsy-commercial main

deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu gutsy-backports main restricted universe multiverse

deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse

deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse

deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.